Showing posts with label finasofiana. Show all posts
Showing posts with label finasofiana. Show all posts

Monday, June 20, 2016

Me Vs Cooking

Tergelitik sama pertanyaan salah seorang sahabat waktu buka puasa kemarin: koq lo sering masak sih? Jawaban yang terlintas di kepala cuma: ga ada kerjaan lagi (secara saya stay-at-home mom) *ga bermaksud mendeskritkan sahm dengan ga ada kerjaan ya kerjaan rumah mah selalu ada. Dan sahabat saya bukan satu2nya orang yang terheran-heran dengan kesenangan saya memasak atau kebisaan saya memasak.

To be honest ga banyak yang tau kehidupan saya termasuk kecintaan saya terhadap masak (makanan dan kue). Mungkin banyak yang ga bakal percaya tapi this is the truth. Awalnya karena nenek saya berkecimpung di dunia perkateringan dan seluruh anak perempuannya termasuk mama saya mau ga mau suka ga suka jadi ikutan. Karena saya termasuk anak nene (anak yang dibesarkan oleh nene) saya banyak menghabiskan waktu dengan nene saya. Saya lupa tepatnya tapi semenjak SD kelas 5/6 saya sudah fasih memegang pisau dapur yang tajam dan fasih mengupas dan memotong wortel. Sejak SD itu pula saya sering keluar masuk pasar tradisional di pagi-pagi buta bersama nene saya atau bersama mama saya. Sahabat saya dulu adalah tukang ayam langganan mama di pasar yang setiap saya datang beliau selalu kasih saya uang Rp. 20.000,-  (20 tahun yang lalu uang segitu itu besaar). Di usia 10/11 tahun tu mama saya sudah mempercayakan saya ke pasar sendiri untuk memesan kebutuhan katering nene saya atau keperluan mama saya yang lain. Kebiasaan saya membantu nene atau mama saya berlangsung sampai saya sma jadi bisa dibayangkan 8 tahun ikut berjibaku di dapur. Jadi saya terbiasa bangun dari jam 3 pagi untuk ikut membantu lalu berangkat jam 5 pagi ke tempat nene saya berjualan dan berjualan sampai jam 12 lalu pulang dan membantu mama saya mencuci dan membersihkan peralatan memasak.

Saya sendiri kalau ditanya lebih fasih bikin kue daripada memasak makanan. Karena saya tumbuh melihat mama saya memasak kue dan nene saya memasak makanan. Tapi tugas saya banyak di kue daripada makanan. Sejak SD mencetak kue ketan dan kue lupis adalah tugas saya. Di SMP dan SMA saya sudah membuat klepon dan kue lapis pepe sendiri walau semua bahan sudah disediakan mama saya. Di kuliah saya jenuh dan hanya membantu jualan tante saya. Saya sendiri belum pernah belajar dari nol sama nene dan mama saya karena saat saya sudah cukup besar untuk memasak sendiri mama saya meninggal. Tapi memori karena sering melihat nene dan mama saya memasak makanan dan kue jadi memori yang seringkali saya ingat pada saya masak. Ga bisa dipungkiri bakat memasak mengalir deras di keluarga mama saya. Semua perempuan di keluarga mama saya bisa masak dan itu menurun ke cucu cucu perempuannya. Ya, saya dan sepupu saya suka memasak. Bahkan sepupu saya lebih berani dari saya karena sepupu saya berani menjual hasil masakannya. Sesuatu yang saya takuti sebenernya. Jadi ga ada cerita orang lain mencoba masakan saya kecuali suami, bapak dan adik2 saya.

Suatu waktu saya pernah berujar kepada om saya "om mau berkebun nih" lalu om saya menjawab "ga ada itu sejarahnya dikeluarga kita berkebun kalau masak iya". Tapi itu lah adanya darah memasak begitu kental di saya. Saya suka memasak saya menikmati bikin kue. Tapi jangan berharap saya jualan ya atau kasih tester. Saya pribadi meragukan kemampuan diri saya karena saya bukan orang yang bisa memasak pakai resep saya cenderung pakai feeling. Karena setiap kali saya memasak pakai resep hasilnya akan aneh sekali makanya saya ga pernah berani orang lain makan makanan saya karena takut beda selera. Saya sendiri penyuka clean taste yang artinya ga terlalu suka banyak bumbu. Saya suka rasa alami sayuran. Itu kenapa dalam hal bikin kue saya sering gagal. Bikin kue itu harup pakai resep dan precise sekali tapi yang terjadi saya sering pakai feeling jadi yang bisa merasakan eksperimen saya hanya orang2 terdekat saya saja. Saya sendiri baru rajin memasak ketika tinggal di rumah sendiri karena lebih bebas ya. Bisa kreasi apa aja yang di mau.

Karena dari kecil saya sudah berkecimpung di dunia permasakan katering dan jualan hal itu memberikan momok tersendiri buat saya sekarang. Karena saya tahu betul betapa lelahnya berjualan dibidang makanan, uangnya ok karena profitnya bisa 2x lipat tapi usaha yang dikeluarkan juga luar biasa. Makanya saya ga pernah mau diminta berjualan atau menjual makanan yang saya buat. Itu dan karena lahir dan besar dari keluarga yang sangaaat menyukai makanan saya punya standar tersendiri soal makan yang dijual.

Adanya kecintaan saya memasak makanan dan kue menular ke anak laki-laki saya. Dia begitu amat antusias setiap kali saya mencuci beras atau membuat kue seringkali saya justru dilarang untuk ikutan. Mungkin buat sebagian besar orang memasak itu masih tugasnya perempuan tapi bagi saya memasak itu universal. Saya teringat kata-kata Gordon Ramsay disalah satu acara dia berkata "saya tidak mengharuskan anak-anak saya untuk mengikuti jejak saya tapi anak-anak saya tetap harus bisa masak untuk dirinya sendiri" (kurang lebih seperti itu artinya). Makanya saya tidak pernah melarang anak saya untuk memasak bahkan dia punya mainan masak-masakan sendiri karena buat saya memasak itu sebuah proses bahwa apa yang kita makan itu adalah hasil dari proses yang panjang. Dari mulai proses menanam oleh petani kemudian dijual oleh pedagang sampai kita beli lalu diolah agar bisa kita makan. Proses yang harus dihargai jadi kita selalu bersyukur atas apa yang kita makan.

Ini bolu kukus hasil cetakan sang anak.

.Cheers.

Saturday, January 30, 2016

Dirty Thirties

As today I turn 30... Big THREE-FREAKIN-O


Fortunately I only have two people that remember my birthday: one of my brother (the other two will have a kick in their ass for not remembering mine) and one of my very best friend.

Today, I thought a lot of things. My hedonis kind of time... hahaha... I have that but not that hedonis. I miss that time... and that many many time that I spent in rooftop. I thought about a lot of things that I am not able to do or I choose not to do exactly. There's regret. But there's also realization because twas merely a dream and I live in real.

I've been dealing with the consequences of being a married woman, a wife and a mother. To the point that gave me headache. Meaning it's going to explode in my face soon. I give up a lot in this life in my life for people that mostly didn't appreciate me so it is my resolution to not give a damn fuck about other peoplw anymore. I want more me. The me that love me. I haven't been able to feel that for long.

So, me happy birthday mo chroi.


.Cheers.

Tuesday, September 22, 2015

My Pain Is Mine


Nobody knows your pain moreover understand your pain.

Kadang waktu malem datang kalau lagi nunggu suami sudah sholat dan semuanya terus liat muka si kecil suka tiba-tiba nangis aja. Suka ngerasa belum bisa ngasih yang terbaik. Belum bisa jadi ibu yang terbaik yang ga pake marah-marah yang ga pake teriak-teriak ya ga pake nyelepet klo abis gigit-gigit. Sedih karena mama struggling dengan keadaan. Struggling jadi ibu jadi istri dan jadi diri sendiri. Kalo kayak gini suka kangen mama sendiri. Inget gimana sendiriannya mama berjuang ngurus Rumah tangga ngurus anak yang banyak sedangkan suami di luar kota. Pengen meluk mama pengen curhat pengen dikuatin sama pengen nitip si kecil kapan-kapan gitu biar bisa yoga dan nge-spa gitu. But she wasn't here so yeah. I do what my mom did. All alone and on my own. 

Ga gampang kudu bangun pagi-pagi nyiapin makanan buat suami buat anak sambil kebut beresin Rumah supaya siang sampe sore bisa main sama si kecil. Kadang kalau suami lagi ke luar kota kudu belanja bulanan sendiri, yupe bawa gembolan anak gembolan tas dan belanjaan. Pernah harus beli beras dan bawa beras 5 kilo sambil bawa anak 8 kilo itu rasanya mau mati. Hahhahhahha berat beud. Kalau anak sakit harus jalan dan cari tukang ojek ke Rumah sakit sendiri masih mending klo pagi lha pernah malem-malem XD. Yang paling sedih waktu mata si kecil matanya belekan karena naik motor. Huhhuhhu sedih tak terkira.

Makin sedih kalo ada tanggepan-tanggepan seenak jidat ya klo menurut saya hahhaha karena kan mereka yang ngomong cuma bisa ngomong. "Kenapa ga beli mobil" "kasian anaknya panas dingin ujan" bla bla bla. Then what. Kasian. Iyalah cuma pada bisa kasian kan tapi kasian ga akan menyelesaikan masalah dan ga akan bikin hati saya jadi tenang yang ada jadi bete. Cause you can only talk can only expect and do nothing. That's why maleeeees banget dan ga guna juga kan klo curhat ke orang lain. 

Kalau udah stress made me miss myself Kangen nulis kangen ngeblog yang pasti kangen kehidupan. Bukan karena sekarang ga hidup, hidup koq. Tapi percaya ya dengan sebejibun kerjaan Rumah dan ngurus anak saya masih kangen buat berartivitas lain yang ngurus tenaga dan keringet. Yupe, saya orang yang sangat menyukai aktifitas fisik. Biasanya saya Olahraga karena saat saya lari atau jalan atau berenang sangat menjernihkan pikiran saya.

Saya tidak pernah menyesali menjadi seorang ibu tapi saya sedang belajar menyeimbangkan diri sebagai seorang istri ibu dan diri sendiri which is haaaard klo ada satu krucil yang masih nguntilin kemana saja saya pergi. Tapi kalo gini inget my mom... She was a tough woman. Too tough maybe. And I hope I was as tough as her or even tougher.

.Cheers.

Thursday, July 25, 2013

Hibernating, Expecting, and Fasting

Dear readers,


I know, I’ve been around just for reading. I have no power of writing and blogging even though I miss it damn much. I have some new posts in the draft and my notepad it’s just I am have no intention to read it and edit it. So I decide to hibernate for a while, well I have no idea until when. Since also am expecting, that’s the good news, but the early stage isn’t something I fond of. My body cracking and I am dying if I walking. Plus it’s fasting month here and I try to fasting as best as I can. Just wish me do everything well.

I am gonna miss you readers. I will still probably around to read some of your post so until then live long and prosper.

.Cheers.

Saturday, January 26, 2013

Saturday 9: Stormy Weather


Welcome to Saturday: 9. What we've committed to our readers is that we will post 9 questions every Saturday. Sometimes the post will have a theme, and at other times the questions will be totally unrelated. Those weeks we do "random questions," so-to-speak. We encourage you to visit other participants posts and leave a comment. Because we don't have any rules, it is your choice. We hate rules. We love memes, however, and here is today's meme!

1) Do noisy storms scare you? Not until certain level. I lived in a high-density rain city with lots of thunders and storms so I am getting used to.

2) Mother Winters tells us Lena Horne was considered one of the great beauties of the 1940s. Whom do you consider one of today's most beautiful women? Any celebrity that still look hawt even without makeup.


3) Crazy Sam admits it -- there's a big bag of recycling she really should take out to the bin. Yet she's composing this meme. What should you be doing, instead of answering her questions? I finished household stuff early in the morning then have breakfast and rest while doing your questions.


4) Sam may be crazy, but she's not stupid and will never waste her money on Cialis, no matter how many unsolicited emails she receives! What's the most recent addition to your spam folder? Have no idea, from spams will go directly to trash without a little peek. Wait! I think it was Cialis too or that little blue pill.


5) What was the last thing you cooked? stir fry veggie. I am a veggie lover.

6) Do you remember the lyrics to your either your high school or college fight song? If so, please share a bit. Oh no, I am very bad at memorizing lyrics but I could tell you who's I listened to: Linkin Park, Eminem, Limp Bizkit.

7) "Samantha" is the feminine of "Samuel" and means "Listener." What's the derivation of your first name? Faine / Fina [Anglo-Saxon] = happiness | | Someone that its presence could make people around her happy. Fina [Hebrew] = The Lord Judges. Seraphina / Fina = Heavenly Messenger.

8) Are you following the NBA or NHL this year? If so, which team are you rooting for? CSI and Suits. No sports please and this caused me and my husband remote control fight.

9) Gloves , umbrellas, sunglasses, keys -- which of these do you misplace most often? None of it. I like everything in its place.

Have a great weekend everyone. :)
 
.Cheers.

Tuesday, November 13, 2012

Triplet Festivity

Among all months in a year, November give me the most feels, the mark of the life and the death of the dearest.

. My brother's birthday. It's been 12 years now. We had family dinner and he managed to choose to eat steak. Yes he can choose what he likes and dislikes. Though I found my self at disadvantage to find him a birthday gift. I don't know which category does a 12-year-old boy is, a kid or a teenager? My brothers are the reason I need to become a good sister, a good role mode which somehow I failed to manage it. I never succeed. We all grew with no mother presence and so much drama in life and I have this worry that he needs to go through a life I've been through. The hardship of have no mother as your teacher of life. But I hope he'll manage to go through it as like his other sister and brother manage to go through it. We have this same blood. A blood of a survivor and a fighter. Happy Birthday, F!

. My mother's death. Yes, it's been 12 years by now, as you can see the hint. My mother was one of a mother who put her life in the line to deliver her child, my brother. She was always a tough mother and I grateful that Allah SWT take her away because life can harm her and I don't want that. Every time I've through the hardship where I wish she was there holding and accompanying me I just feel more grateful that she wasn't. For the best mother deserve the best place. In Allah's side. Nothing more beautiful than that. I always love you, mom!

. My 1st Wedding Anniversary. It's been a years + 9 years of relationship means 10 years togetherness. Me and husband never really celebrate our anniversary only at the beginning years of the relationship. And, to be honest, to count it to 1 (one) again and to say Happy Anniversary seemed odd. :) I grateful for every differences that even devastated me we can still together until forever. Thank you husband for letting me be a wife who has a rock star attitude that like to hang out on T-shirt and jeans and sneakers instead of dress, compromise when we will have a child and anything that occur in our little world, giving me freedom to spend couple hundred thousands rupiah in books instead of clothes or shoes or bags, not pushing me to cook instead you cook for me, and all my too-broad open mind and all my harsh thought and all my harsh way to show love. Happy Wedding Anniversary, F! Your the best, always!

This is the way I like to celebrate moments, a single cake and a single candle *blow off*

Thank you for being the biggest part of my life. Family always comes first.

.Cheers.

Thursday, October 6, 2011

Melihat Ibu dari Seorang Piatu


Melihat dunia dari seorang piatu.

Ini hidup dari sudut pandang saya. Saya sudah sampai di titik kehidupan dimana orang datang dan pergi: Hidup dan mati itu pasti. Ibu adalah Ibu. Ibu yang disebutkan 3 kali lebih banyak dari Bapak. Ibu yang bagi kebanyakan orang jadi pusat gravitasi. Apa jadinya kita tanpa pusat gravitasi?
Pernahkah membayangkan hidup tanpa ibu? Sekali-kali bayangkan lah.

Bertemu dengan cerita para anak tentang ibunya seringkali (sekarang) tidak membuat saya iri. Anak yang hidup menanggung beban psikologis orang tua hasil dari gaya hidup masa lalu. Anak yang hidup merantau jauh tanpa teman dalam kesusahan yang terhalang oleh nominal uang. Anak yang dibesarkan atas kasih sayang pembantu dan supir yang ibu nya asik cekakak cekikik dengan sahabatnya. Anak yang ibunya jadi tameng hidup atas segala persoalan yang disebabkan anaknya. Anak yang dilimpahkan kasih sayang yang tidak menjerumuskan nya menjadi anak yang manja. Saya sangat menikmati melihat kasih sayang ibu dan anak, menjadikannya contoh kehidupan yang membuat saya banyak belajar.

Saya punya ibu. Tentu. Hanya saja waktunya melimpahkan cintanya pada anak-anaknya usai lebih dulu. Pasti ada masa dimana saya terpuruk dan kehilangan. Tak ada yang disesali justru ada banyak yang saya syukuri sekarang ini.

Saat banyak ibu yang pusing memikirkan anaknya naik kelas atau tidak, masuk sekolah unggulan atau tidak, ibu ku tidak perlu merasakan itu lagi.
Saat banyak ibu yang menjadi tempat mendengar keluhan-keluhan tentang ke labilan anak-anak mereka, ibu ku tidak perlu mendengar hal-hal itu.
Saat banyak ibu yang bangga saat anak nya wisuda dan menikmati gaji pertama mereka, aku justru dengan bangga bilang "Mah, aku lulus"
Saat banyak ibu berselisih pendapat dengan anaknya saat mengurus pernikahan, ibu ku tidak perlu seperti itu dengan ku.
Saat banyak anak meminta kekurangan uang untuk makan dan senang-senang kepada ibu mereka, aku cukup bersenang-senang dengan uang hasil keringatku.
Saat banyak anak yang lebih memilih makan diluar daripada makan masakan ibu dirumah, ibu ku tidak perlu masak.
Saat banyak anak yang lebih memilih bermain bersama teman-temannya dan kesepian dirumah, ibu ku tidak perlu jadi penunggu rumah
Saat banyak ibu shopping dengan anaknya, ibu ku tidak harus shopping dengan ku. Aku tidak suka belanja.
Saat banyak ibu yang harus banyak mengelus dada saat meminta tolong anaknya melakukan sesuatu, ibu ku tidak. 
Saat banyak anak mencari ibu untuk membantu menyelesaikan masalah.You know who I have.
Saat banyak ibu menjadi tempat sharing bagi sang anak. You know to whom I share.

Sekarang saat muda kebanyakan dari kita akan merasakan kasih sayang Ibu yang luar biasa. Bagi seorang ibu, anak adalah titipan Allah yang luar biasa. Banyak hal yang beliau lakukan untuk kebahagiaan sang anak. Bagi saya (seorang anak), ibu juga sesuatu yang luar biasa dari Allah. Banyak hal yang akan saya lakukan untuk kebahagiaan ibu. Masa ibu saya menunjukkan rasa cintanya memang usai lebih awal justru masa saya menunjukkan rasa cinta lebih dalam lebih awal. 

Seringkali saat kita muda, kita terlalu asik dengan pergaulan dan kehidupan kita. Seringkali kita lupa menunjukkan hal terbaik bagi ibu, dan mulai menyadari betapa berat perjuangan ibu saat kita mulai menjadi ibu. Seringkali kita lupa untuk mengkhawatirkan ibu lebih banyak dari ibu mengkhawatirkan kita. Ibu yang disebut 3 kali. Ibu. Ibu. Ibu.

"No matter how bad your mom treated you. Love her as much as she hurt you. Even better if your mom is a kind one."

Saya menjadi mencintai Allah lebih banyak. Bahkan lebih banyak lagi saat berterima kasih Allah mengambilnya diusia 38 tahun. Thank Allah, she's a kind mom.

I love you


-fina-

Thursday, November 18, 2010

Nekat.



Good Monday Everyone,

Sudah lama saya tidak menulis di-blog sebenanrnya ada kesempatan tapi saya sedang malas menulis. Kali ini saya mau bercerita tentang aplikasi saya mendaftar kursus bahasa Perancis. Huft. Tarik nafas dalam-dalam dulu ah. Okay, saya apply dan sudah mengirimkan berkasnya pada 1 November 2010 dan saya heran setelah lebih 2 minggu tidak ada kabar apa-apa. Setahu saya lamanya pengiriman dokumen kira-kira 4-5 hari, seharusnya kalau langsung diterima pada minggu kedua saya sudah mendapatkan kabar apakah aplikasi saya diterima atau tidak mengingat saya hanya modal nekat untuk pergi dan daftar ke Perancis. So akhirnya hari senin atau selasa yang lalu saya memberanikan diri mengirimkan email menanyakan apakah aplikasi saya sudah sampai dan bagaimana statusnya. Alhamdulillah hari Rabu pihak dari universitas tempat saya akan belajar membalas dan memberitahu bahwa aplikasi saya diterima. Deng..deng.. yang saya bingung saya mendaftar hanya untuk satu semester tapi mereka memberikan surat penerimaan untuk dua semester. Tapi saya juga masih belum yakin apakah di surat itu untuk satu semester atau dua semester mengingat bahasa Perancis saya yang pas-pasan.

Beginilah kalau semuanya serba mendadak. Keluarga yang mensupport menyerahkan semua pengurusan ke saya. Paling ga sekarang saya tau apa yang diperlukan kalau mau mengurus sekolah ke luar negeri. Oia saya bukan pergi untuk mencari pacar Orang Perancis kesana tapi murni untuk belajar karena ini mimpi banget dari akhir SMU. Tapi saya sedang menghadapi kendala karena saya juga harus mendapat persetujuan dari Campus France Indonesia untuk bisa mendapatkan visa pelajar. Keluarga saya sengaja saya langsung belajar bahasa Perancis disana karena menurut mereka pelafalan dan cara berbicara orang Perancis berbeda dengan orang Indonesia yang berbicara Perancis. untuk mendapatkan visa pelajar paling tidak kemampuan bahasa Perancis kamu harus level A2. Ya Allah bagaimana ini saya semakin ga karuan karena selain waktu yang mepet saya juga harus menghadapi beberapa proses sebelum akhirnya bisa pergi. Mudah-mudahan dilancarkan dan dimudahkan Allah SWT untuk semua prosesnya. Kalau tidak bisa pergi juga mungkin sudah harus mengakhiri mimpi-mimpi untuk sekolah lagi dan berpikir untuk menikah. Hehehe..

Mudah-mudahan kenekatan saya berbuah hasil yang baik dan menggembirakan buat saya.


Bisous,

Sofia

Friday, September 17, 2010

Midnight Love

Saranghae September!!

Haha. Yup, saya lupa sesuatu. Selamat Hari Raya Idul Fitri Mohon Maaf Lahir Batin. Ga kerasa satu bulan puasa terlewati dengan cepat. Ya, itu kesan gw buat bulan puasa tahun ini, Alhamdulillah ga ada yang bolong tapi semua terasa cepat dan Lebaran terasa cepat juga. Liburan pun ga terasa tau-tau sudah masuk dan dihadapkan dengan banyaknya tumpukan kerjaan. But I try to love it. hihi

September ini bulan penuh cinta buat gw tapi juga bulan penuh dengan kelelahan. hehe. Sebelum lebaran, gw sempet merasakan lelah luar biasa karena bolak-balik Jakarta-Bogor dengan kuantitas energi orang puasa ditambah menemani sodara di hari-hari terakhirnya di Indonesia sebelum balik ke Perancis yang kadang ga kenal waktu dan ga kenal klo gw udah kerja yang akhirnya menyisakan waktu tidur 3 jam sehari. Gila. Ya. Tapi gw seneng. Malah nyesel kurang lama dan kurang bisa menyediakan waktu lebih banyak lagi. Mungkin tahun depan. Ya dan tahun depan gw pastikan gw menyediakan waktu yang banyak buat mereka.

Gw punya kebiasaan baru sekarang. Jam biologis tidur gw berubah selama liburan dan itu kebawa sampe sekarang pas udah mulai kerja. Jadi gw bangun dari jam 2 siang sampe jam 5-6 pagi dan baru tidur antara jam 5 dan jam 6 sampe bangun tidur jam 2 siang. Kebanyakan sie karena gw skype sama sodara gw atau temennya. Tapi itu memberikan gw kedamaian bisa merasakan tengah malam yang tenang dan ga penuh hingar bingar. Hmm, kerjaan lagi banyak tapi lebih banyak lagi masalah di pribadi gw yang ga bisa gw ceritain. Gw percaya bahwa hidup itu seperti roda berputar kadang kita diatas dan kadang kita di bawah. Hebat karena sekarang gw lagi balik di titik nol-dan gw keilangan semua arah dan tujuan dan prioritas hidup. Gimana bisa. Well, I wish I can ask the same question. Jalani aja.

Takjub hari ini, karena, gw pingsan..haha..klo orang bisa kuatir gw malah terheran" gw bisa pingsan karena hari ini gw merasa sehat dan penuh semangat tapi mungkin secara fisik gw memang kelelahan dan secara pikiran gw lagi terlalu banyak memforsir otak gw sendiri kadang sampe nge-hang dan gw ga bisa menerima rangsangan masuk. Besok sudah jum'at dan setelah itu gw punya banyak waktu istirahat. Banyak yang pengen dibahas dan ditulis tapi gw bener" butuh waktu untuk bisa di publish.. kadang inspirasi ga dateng disaat kita siap.

Selamat hari Jum'at

Lots of Love

Cheers,

Monday, August 23, 2010

A Friend Without Aims



"A friend is someone who doesn't care about what you wear, how much money do you earn, where do you work, whose you make friends with"

That was my facebook status recently. Well again I got inspired from my surroundings. Yeah jadi ini lah hasil berkumpul-kumpul kemarin pada saat buka bareng. Di satu tempat yang sama ada beberapa group buka bersama yang memang beberapa gw kenal dan (mungkin) mereka kenal gw. Haha. Jadi seperti ini lah gambaran yang gw dapet. Dari beberapa yang ada gw memilih mendudukan diri gw di kumpulan teman-teman yang kalau bersama mereka gw ga akan repot mereka akan mikir apa. Pusing klo duduk diantara orang-orang yang sedikit-sedikit berkomentar tentang apa yang lo pake, bagian kerjaan lo, berapa gaji lo, dan siapa temen-temen lo.

So I set my but with my-first year in high school-friends which take a long time for me to meet them. I frequently absent every-time they hold some meetings. Melihat mereka gw bisa merasakan perubahan-perubahan di tiap individu dari terakhir gw bertatap muka dengan mereka. Yang paling excited buat orang adalah dimana lo kerja, dengan begitu mereka bisa tau berapa gaji lo. Pembicaraan akan berbelok menjadi saling membangga-banggakan apa yang mereka dapat, apa yang mereka lakukan, apa yang mereka akan lakukan dengan apa yang mereka dapat. Well, it stuffy for me. Dan kemudian akan terdengar "Wah keren lo ya", "Wah asik donk jalan-jalan terus", "Wah hape lo bb seri terbaru", "Wah gw abis ke Bali", "Wah nanti kita ke Singapur", dan "Wah Wah Wah" lainnya ya.

Gw senang mendudukan diri gw diantara temen-temen yang ga bikin gw cape dengan stuffy stuff like what i mention. Gw ga perlu repot gw mau keliatan cantik atau ga, pake baju branded atau ga, tas mahal atau ga, sepatu asli atau ga, mereka kerja dimana, jadi apa, gaji berapa. Temen-temen gw adalah orang-orang pilihan which is yang bisa nerima gw bener-benernya gw bukan gw yang fake. Gw yang fake hanya untuk mereka yang fake juga. Impas!. or mungkin mereka juga ga tau klo mereka fake.hahaha..

Well, be a good friend for someone then s/he will become your good friend in return.(but just don't expect to it too much)

Cheers,

Friday, August 20, 2010

Home



Though food in restaurant extremely delicious
Though food in my home isn't my mom's
Though food in my home I can't expect

But I am dying to go home soon
 
I miss my bed
I miss my brothers the most
and where I can spoil

Huft. I am longing my home. my mom. and my mom's food.

Tuesday, June 15, 2010

Hubungan Antar Sesama




Saya senang bisa melihat kehidupan orang lain dan membacanya, memahaminya, ya semacam analisa seperti itu. Saya ga pernah tau kenapa bisa jatuh cinta dengan hubungan antar sesama dan mempelajari hubungan antar sesama itu padahal saya bukan orang psikologi dan bukan orang yang mudah bergaul. Atau lebih tepatnya juga saya membatasi diri bergaul karena saya merasa orang-orang memiliki beragam penerimaan akan keberadaan seseorang. Saya merasa pemikiran saya berbeda dan mungkin sedikit tajam untuk beberapa orang.

Setiap orang hidup dengan beragam masalah dan solusinya. Tapi saya paling sebel klo orang men-judge seenaknya. Saya ga mau munafik, saya juga menjudge orang tapi saya ga membiarkan orang itu tau dengan apa yang saya pikirkan atau apa yang saya judge. Saya gag mau orang itu merasakan keanehan dengan pikiran2 saya. Dan menurut saya, saya ga berdosa karena saya simpan pikiran itu untuk saya sendiri. Ga ada orang yang ingin hidup disalahkan atas apa yang dia putuskan di hidupnya, dan bukan membenarkan yang salah. Ga ada orang yang mau dicibir atau setiap melihat orang-orang tersebut akan menyinyir atas apa yang dia putuskan. Hanya saja kata salah seperti momok menakutkan bagi sebagian orang terutama saya.

Ingat, setiap orang diberikan permasalahan masing-masing sesuai dengan kemampuan masing-masing. Bagaimana dia menjalankannya, bagaimana dia memutuskannya, bagaimana dia ber-deal dengan apa yang dia hadapi kita ga bisa sekonyong-konyong menilai apa yang dilakukan seseorang itu salah atau benar. Kita memang hidup berkomunitas, komunitas tersebut yang terkadang menilai sesuatu benar atau salah. Kalau sesuai dengan komunitas syukur-syukur ga dicibir. Tapi saat salah alangkah baiknya kita ga menghakimi orang itu. Setiap permasalahan merupakan titik balik untuk seseorang. Setiap orang punya waktunya masing-masing untuk berkembang dan menjalani hidup yang lebih baik. Alangkah bijaknya kita lihat saja dari jauh, ketika terlalu jauh cukup diingatkan saja, ketika orang itu jatuh-tunggu saja sampai dia bertanya tentang apa yang dia butuhkan, ketika orang itu benar jaga saja orang itu agar terus benar. Kita tidak bisa memaksakan kehendak untuk mengajari orang lain maupun mengubah kehidupan atau pun pribadi orang lain. Karena ketika sudah waktunya orang tersebut akan merubahnya sesuai dengan keinginannya sendiri dan pasti hasilnya akan lebih indah.

Selamat mencoba!

Cheers,

Thursday, June 3, 2010

Don't Stigmatize Me 'Lebay'



I am a 'Lebay" person who takes everything too seriously or too much.. but I guess all people are 'Lebay' in certain time. And it's not illegal. But probably each people has different time they can be in their 'Lebay' time, so that makes us judge them 'Lebay' while we're not. Life is moving, once you feel happy then sad then angry then relieve then whatever then perhaps 'Lebay'. You know why I write about this because last night my hunny said I am a 'Lebay' person,and some my friends always said I am, but according to my hunny, I am too much in love, too much take care of people being rather than myself, too much expressive, too much spoiled, too much and bla bla bla. I guess I am. Last night, I felt so in love and this city I'm living in is a hell so I have to endure the pain living in it plus dealing with such lonely faces and lonely soul, so I was too much spoiled. I am. I guess my friends saying is because I am way too much expressive about something. I admit I am lebay. It's better than denying who we are. More than that our existence are the same with those who-let say-are not 'Lebay' ...Well, nobody like being mocked!!

Have a nice day people!

Cheers,

Friday, May 14, 2010

Bahasa Indonesia

Hari ini gw baca beberapa artikel tentang bahasa Indonesia. Ternyata selama ini gw berpikiran sempit tentang bangsa gw sendiri. Tapi lebih baik seperti itu buat gw. Lebih baik gw mengakui kalau gw bukan orang dengan nasionalisme tinggi terhadap bangsa gw sendiri dari pada gw menunjukkan nasionalisme yang payah dan salah arah. Nope, tapi gw percaya nasionalisme gw ada di tindakan gw bukan di kata-kata gw apalagi di sikap anarkis.

Bahasa Indonesia. wew gw menganggap Bahasa ini sulit dan kaku dan ga romantis dan ga indah. Tapi percaya deh begitu di buat puisi sama bagusnya koq sama bahasa Inggris. Well, perlu gw akui gw ga cinta bahasa gw sendiri sampai akhirnya gw mengenyam masa satu tahun gw sebagai pendamping guru SD. Di situ gw merasa, gw adalah contoh, gw adalah model, gw adalah apa yang dilihat dan dirasa anak didik gw. Lalu gw belajar mengenal dan memahami bahasa ibu gw sendiri. dan hasilnya Luar Biasa. Sekarang walaupun bahasa ini sulit pernah kah kamu bersikeras klo kamu rela-rela bayar mahal dan meluangkan waktu untuk mempelajari bahasa Inggris atau bahasa negara lain contohnya Korea, Jepang, China yang notabene mungkin
lebih sulit secara penulisan dan pelafalan. Kenapa kita mau berusaha lebih buat bahasa negara lain bukan bahasa sendiri? Kita ga perlu selalu pake bahasa formal koq bisa juga informal yang penting tahu situasi dan kondisi.

Cukup mengagetkan buat gw begitu gw baca klo bahasa Indonesia jadi bahasa ke dua di negara Vietnam di tahun 2007 dan gw baru baca sekarang tahun 2010. Info ini kemana aja ya. Ini beberapa yang gw kutip dari beberapa sumber:

--------------------------------------------------------------------------------
Menurut PBB bahasa internasional sesuai catatan PBB pada tahun 2008

1-ENGLISH
2-ARABIC
3-MANDARIN
4-INDONESIA
5-PRANCIS
6-PORTUGAL
7-SPAIN
8-PORTUGAL

Sedangkan menurut Matt Mullenweg pemilik wordpress.com, “bahasa Inggris merupakan bahasa terbesar pertama di situs wordpress dan bahasa Indonesia menduduki urutan ke tiga setelah bahasa Spanyol.

Sandiaz Yudhasmara
KORAN ANAM INDONESIA

sumber: http://korananakindonesia.wordpress.com
------------------------------------------------------------------------------------------------------

Bahasa Indonesia, tersulit ke-3 Asia, ke-15 dunia!
Tanpa kita sadari ternyata Bahasa Indonesia adalah Bahasa tersulit ke 3 di Asia. Seharusnya kita sangat bangga akan hal ini.
Lebih lagi, ternyata bahasa Indonesia dipelajari di 45 negara lho!!. Walaupun dari segi yang lain Indonesia masih belum bisa berkata banyak, ternyata bahasa kita sudah lebih diakui dunia.

Banyaknya kebudayaan di Indonesia kerap kali membuat negeri-negeri lain iri dan ingin menelitinya, bahkan ada yang mengaku/mengklaim budaya itu miliknya (ga nyebut merek). Sebenarnya Indonesia bisa dibilang negara paling sempurna dari segi alam dan kebudayaannya. Semua ada di Indonesia, mulai dari ragam bahasa, budaya, kuliner, sumber daya alam, wisata, iklim, letak strategis, dll.

Berikut ada beberapa fakta bahwa kita harus bangga menggunakan bahasa Indonesia:

-Menurut Direktur Jenderal Informasi dan Diplomasi Publik Departemen Luar Negeri Andri Hadi pada rapat pleno Kongres IX Bahasa Indonesia,

"Saat ini ada 45 negara yang ada mengajarkan bahasa Indonesia, seperti Australia, Amerika, Kanada, Vietnam, dan banyak negara lainnya," katanya. Mengambil contoh Australia, Andri Hadi menjelaskan, di Australia bahasa Indonesia menjadi bahasa populer keempat. Ada sekitar 500 sekolah mengajarkan bahasa Indonesia. Bahkan, anak-anak kelas 6 sekolah dasar ada yang bisa berbahasa Indonesia".

sumber: http://unik2x.blogspot.com/2010/04/bahasa-indonesia-tersulit-ke-3-asia-ke.html

-------------------------------------------------------------------------------------------------
Sekarang apalagi yang kurang dari bahasa ini kalau bukan nasionalisme kita dalam menggunakannya dalam keseharian. Jadi klo ketemu orang asing kita ga perlu malu klo ga bisa balas menjawab. Huft, ini juga mungkin salah satu budaya bangsa kali ya-orang Indonesia baik dan ramah jadi klo orang lain yang ga bisa bahasa kita, kita yang mau susah-susah belajar bahasa mereka.

Cheers,

Wednesday, May 12, 2010

Penjelajah Jiwa

Ntah kenapa saya merasa bersyukur. Sekarang jiwa saya benar-benar sedang mengelana. Ya, jalan-jalan menikmati semua nikmat nyata dan semunya dunia. Rasanya memang ga selalu enak karena yang namanya berususan dengan jiwa itu (huft) ga selalu enak dan ga selalu buruk. Kalau lagi senang kita bisa lupa diri, tapi kita kan juga ga pernah tau apakah kebahagiaan itu benar dan nyata atau yang kemudian menguap dan hilang. Begitu juga dengan kesedihan. Hidup emang bener ya kayak roda berputar. Yupe, itu hak prerogatif Sang Pencipta buat naro kita diatas atau dibawah, yang pasti kewajiban kita berusaha. Berusaha itu macem-macem lho, termasuk ibadah, dan ini yang sering kita lupa. Tapi ini kan yang bikin hidup jadi sangat seru. Disaat kita senang atau sedih pun kita harus bawa-bawa perasaan kita kemana pun kita pergi. Andai bisa di taruh di rumah dan diletakkan di kotak dan kita kunci supaya kita bisa terus menjalani hari-hari tanpa terganggu dengan jiwa yang fluktuatif dan ga mengenal waktu. Tapi kita manusia, makhluk ciptaan Sang Pencipta yang paling sempurna masa kita kalah sama setan. Jangan mau. dan saya ga mau. Setidaknya saya berjuang untuk yang terbaik buat saya.

Ada cerita. Ini buat contoh. Laki-laki dan perempuan sama ketika berurusan dengan uang. Kita sering kali berkata “widiiih, dya keren ya gaji nya udah double-digit” coba deh bayangin berapa lama dia berusaha, bagaimana dia berusaha, apa pengorbanan dia untuk mencapai itu. Percaya deh klo kamu di taro di tempat dia belum tentu kamu bisa se-sukses dia yang mungkin itu kamu ga lebih sukses atau lebih sukses dari dia. Apa sih itu gaji? Gaji itu kan refleksi usaha kita. Semakin besar maka dibutuhkan juga usaha yang besar. Sekali lagi usaha itu macem-macem termasuk sabar. Kita ga bisa menyamakan pencapaian tiap individu temen-temen kita. Karena buat saya pencapaian saat ini-belum punya gaji double-digit-sudah yang terbaik saat ini karena hasil pemilihan pilihan yang ga mudah dan saya terima. Manusia itu cenderung rakus jadi berapapun kita dapet klo kita ga bersyukur akan selalu kurang. Tapi berapa terbatas nya yang kita dapet tapi kita bersyukur pasti akan selalu ngerasa banyak.

atau “wow, cowo itu mobilnya keren, tampilannya kayak cowo gaul atau kayak pengusaha muda atau cowo itu cool” (biasanya yang kayak gini perempuan deh) coba deh kalian pikir mobil siapa sih itu-mobil hasil jerih payah keringat orang tuanya atau jerih payah cowo itu. Aduh maaf ya buat laki-laki yang punya mobil tapi hasil beli-an dan jerih payah orang tua nya terus sombong, lebih mending klo dia beli pake duid hasil keringet sendiri-lebih wajar asal jangan kelewatan. Penampilan dan cara bergaul orang memang menentukan teman bermain mereka tapi percaya deh klo udah pada tua juga ya sama koq keriput-keriput juga jadi enaknya suka sama orang berdasarkan penampilan fisik tuh cuma sebentar. Berapa tahun lagi coba kita sebelum waktu kita tua? kecuali kamu vampir “Cool” apa itu? Kalo di bahasa Indonesia-kan artinya sejuk...ha ha ha apakah karena seseorang sejuk sajakah kita akan melihat seseorang. Mungkin yang baik itu sejuk hatinya ya dan tingkah laku nya bukan cuma tatapan dan body language nya aja yang cool.

Kebayang ga sih klo kita setiap hari harus berantem sama kata hati kita sendiri tetang kita harus bagaimana dan bagaimana. Kita berantem dengan diri sendiri dan bikin perasaan-perasaan itu campur aduk. (Huft) Tapi inilah nikmatnya hidup. Setiap sesuatu yang terjadi di hidup kita itu pasti ada hikmahnya. Ini salah satu contoh kita melawan semua kenikmatan dan ketidak-nikmatan dunia. Salah satu contoh perdebatan di jiwa yang kadang kita ga sadar. Nafsu, iri, cinta, benci dan lainnya itu nempel di setiap sendi-sendi kehidupan. Coba deh denger lebih dalam kata hati kita. Di situ kita bisa nemuin jelek dan bagusnya diri kita. Sekarang tergantung kita mau bagaimana.

Kalau kamu ga pernah berantem dengan diri kamu sendiri, wew, kamu perlu bertanya-tanya, kamu itu siapa?

Begini ya. Ini sekadar tukar pikiran. Nanti kita lanjutkan lagi.

Cheers,

Monday, May 10, 2010

A Life After


 
Somehow I wondering feeling about "A life after"

1. A Life after marriage

I am not married yet, will be, hope it soon, but I guess not. I knew already how is marriage gonna work out. I knew what a good mother is, a good father is, a good wife is and even a good husband is. But I don't think I know how to be. Not until I want to feel it all by myself. But seeing my marrying friends, no words come out. I am not speechless it just something that I couldn't trace it in words. Most of my friends who got marriage at my age I see them still hang around. I don't know it always something zipped my mouth on looking how they live their life

2. A life after baby born

I am not having a baby yet, hope it soon, but I guess I hope so. A child, how could it turn your life upside down or not? Tell me. Everyone seems okay and delightful. but are you sure your going to be a good mom or dad? Are you sure you're not going to yell back at your child when he/she crying? Are you sure you're not going to hit or pinch your children when he/she nag at your right when you're got home and very tired after work or when you and your spouse in fight or whatever? Tell me.

This is not about people choosing to get married or have babies sooner or in their time. This is not about my fear on getting married or having babies soon. This is not about you're getting ready or not to have a new life. I just wondering "this is about how you soul gonna think about your new life", most of us didn't know our self, then how could you know your spouse moreover your future babies soul and deal with it?

Any body can help me tell the answer. If not, I might have to wait till my time. 

Cheers,

Wednesday, May 5, 2010

Perang


Oh ya gw sedang banyak tertatih-tatih melawan diri gw sendiri.

Melawan sifat-sifat yang mengukir di diri. Gw beruntung dan bersyukur bisa tau apa sifat-sifat di diri gw karena ga semua orang punya kesempatan untuk tau sifat-sifat di diri mereka apalagi memerangi mereka di diri kita sendiri. yupe, gw manusia yang punya banyak sifat baik dan sifat buruk gampang banget buat sifat buruk menjalar di diri kita dan membuat kita terjebak bareng-bareng dengan setan tapi susah banget buat sifat baik untuk terus terukir di diri kita. dan inilah yang sedang terjadi dengan gw.
 
Perang melawan hawa nafsu. Perang melawan diri sendiri. Perang yang lebih besar dari Perang Badar

Kalau boleh berandai" setiap rasa yang ga enak boleh gw taro di rumah dan gw tetep bisa menjalani hari dengan baik tanpa harus merasa ada pergejolakan di diri gw. Enak kali ya. Tapi gw ga bisa, gw tetep harus bawa-bawa perasaan ini kemana pun gw pergi, dimana pun gw berada dan sampai kapanpun sebelum gw menang.

Kemaren sudah melawan nafsu amarah, kali ini nafsu makan, nafsu belanja, nafsu melihat orang yang punya ini itu. Tapi gw percaya koq gw pasti bisa karena manusia khan makhluk ciptaan Allah swt. yang paling sempurna.


Cheers,

Monday, April 26, 2010

Pengembara


Saya ga tau apa semua orang suka jalan. Tapi saya, YA! Buat saya dengan berjalan saya bisa lebih mendengar suara hati saya sendiri. Mendengar masalah-masalah sendiri. Saya punya banyak masalah. Saya yakin semua orang punya masalah. Masalah yang seringkali membuat orang tidak mengenali jalan keluarnya.

Sekarang saya hanya ingin keluar dari kota ini Bogor - Jakarta dan wilayah sekitarnya karena terlalu penuh terlalu sesak. Penuh dengan orang-orang yang sedikit banyak membunuh saya pelan-pelan dengan begitu banyaknya mobil dan asap knalpot yang cukup untuk menggambar lubang hitam di paru-paru dan jantung saya. Sesak dengan kemunafikan dan kenaifan orang-orang yang layaknya maneqin atau boneka-boneka dengan segala rutinitasnya. Ya saya mau sekali pergi.

Pergi ke tempat yang bisa dengan tidak kawatir saya bisa menghirup udara sedalam-dalam tanpa mencoreng paru-paru saya dengan timbal. Pergi ke tempat saya bisa berjalan kaki sampai kaki saya pegal, berjalan dan berlari. Saya ingin pergi ketempat yang orang-orang nya lebih beradab sama bumi tempat saya bisa berjalan kaki. Saya tidak sanggup menghayalkan jernih dan segarnya udara, itu hanya akan membuat saya semakin menggila dan tidak sabar. Saya ingin kabur.

Saya ga sabar kemana Allah akan membawa saya.






Tuesday, April 20, 2010

Cinta dan Bahagia

Sesaat yang lalu gw merasa indah banget klo bisa menemukan seseorang yang paham dengan jiwa kita. Sedetik kemudian gw disadari kebahagian yang terpancar dari mata-mata tiap orang disekeliling gw. Yang menggugah hati gw adalah kebahagian yang dipancarkan saat dia sedang bersama belahan jiwanya. Pasangan hidup atau Anak. Gw belum pernah tau bagaimana itu dapat merubah kehidupan seseorang tapi melihat itu dari pancaran mata mereka. Bukan..itu bukan kebahagiaan yang selama ini kita punya, itu gambaran kebahagiaan yang lain, yang bukan selama ini kita umbar sana sini. Itu kebahagiaan pribadi yang sifatnya sangat pribadi yang mungkin ga bisa kita bagi dengan orang lain. Kita tidak pernah bisa benar-benar memahami kebahagiaan orang lain dan semua perasaan yang lainnya. Wew, keadaan seperti ini yang kadang-kadang pengen bikin gw cepet-cepet nikah tapi *plak gw harus sadar bagaimana gw akan mencapai kesana dengan posisi gw yang sekarang.

Tapi itu lah kebahagiaan. Gw hanya bisa membaginya lewat senyuman-senyuman saat tau pendaran mata teman-teman gw yang suka memasuki tahap hidup yang baru. Duh jadi merinding. Kapan ya buku hidup aku habis dan berganti yang baru? *can't wait for that ^_^




Cheers,

Tuesday, February 16, 2010

Kala Semua Berbatas



KALA SEMUANYA TERBATAS KECUALI KESABARAN

dan ya saya belajar banyak tentang kesabaran
karena dengan belajar tentangnya membuat saya belajar tentangmu

tentangmu yang ......

belum mau mengakui hubungan ini

lebih memilih ketemu pacarmu padahal kamu sudah janjian dengan saya dan saya sudah tiba ditempat kita berjanji

menggantung aku tanpa ada tanda jasa

memberikan ketidaknyamanan ketika saya butuh tempat berteduh

memuntahkan makian sepulang kerja hanya karena kamu tau saya tidak mau belajar

membangkitkan ketakutanku hanya dengan melihat atau mungkin membayangkan sosokmu

menganggap janjimu kepada ku tidak lebih penting dari pergi berkarokean dengan teman-temanmu 

belum bisa menegakkan siapa dirimu dikeramaian

tetap asyik main ps saat aku bicara

menelponku saat kamu butuh 

menemuiku saat semua teman-temanmu ridak ada yang bisa diajak pergi

seenaknya membatalkan acara padahal aku sudah siap-siap 


tentangmu yang banyak itu membuat saya malas menulis atau menjabarkannya satu-satu karena saya tau ga akan pernah cukup lembaran-lembaran buku atau halaman-halaman blog saya

tapi yang pasti saya bersyukur dan menikmati perihnya kesabaran dan selalu berpikir bahwa saya sudah sabar padahal sabar itu bukan milik saya tapi milik Tuhan saya, Allah SWT., karena Dia bisa membuat saya sabar meskipun pada saat saya merasa sudah tidak sanggup lagi bersabar.

dan ya saya belajar banyak tentang kesabaran

karena dengan belajar tentangnya membuat saya belajar tentangmu

tentang kamu...tentang kamu pacar...tentang kamu teman...tentang kamu saudara..tentang SAYA!

dan mari bersama-sama kita belajar tentang kesabaran
karena saya juga belum ahli dalam bersabar

Terima kasih

Salam Cinta *kiss