Tuesday, March 31, 2020

Hard Times.

Hampir 3 minggu, Indonesia memberlakukan #dirumahaja karena virus corona aka covid-19. Sekolah ditutup, perkantoran disarankan untuk work from home. Alhamdulillah nya kerjaan suamik jd banyak yg ke pending krn ga boleh kumpul2 banyak orang. Kayaknya koq ya lg berasa kurang bersyukur dan bersabar menghadapi pandemi ini. Iya ini udah pandemi. Seluruh dunia lagi merasakan hal yang sama. Tp di sisi lain ada kekhawatiran dr diri tentang ke tidak pastian masa depan. Belum lagi ditundanya kerjaan suami pasti berpengaruh sama pemasukan apalagi sekarang kan mandiri. Padahal apa yg perlu dikhawatirin ya krn Alhamdulillah dalam keadaan sehat, masih punya tabungan, punya rumah, punya kendaraan, punya makanan. Di luaran sana masih banyak orang yang berusaha tetep kerja supaya bisa makan. I should've grateful. Perhaps times like this really easily stressed me out. Ga bisa keluar. Interaksi dengan manusia dibatasi. Tp jadi makin sadar diri ini kecil banget dihadapan Tuhan. Apalah kita tanpa Allah SWT. Gampang banget buat Allah mau ambil semua yg ada. Kebebasan. Harta. Kesehatan. Nyawa.
.
.
Stay safe. Stay sane everyone

Saturday, February 29, 2020

Negative People


Kalo ada yang harus dijauhin dr hidup dengan sesama manusia itu ya lari dari orang2 yang negatif. Koq ya punya pikiran dipake cuma untuk hal2 negatif. 
.
.
Pagi2 udah baca grup isinya orang sebar hoax dan balasan negatif. Ga bisa gitu ya cek dan ricek kebenaran sebelum posting. Yang nanggepin juga apa ga bisa belajar dulu, cari tahu kebenarannya dan langsung berasumsi liar. It's infuriating to see someone so....stupid. I know my bad harusnya ga usah dibaca. Tapi karena selalu berulang jadi liat dikit langsung, yang bikin kezzzlll orangnya terlihat beragama sering ikut pengajian bla bla bla ... Sis, agama bukan cuma soal bisa baca tulisan arab, cara bacanya atau siapa yang paling banyak hafalan tapi ga bisa implementasiin di kehidupannya sehari2. Bicara baik atau diam. Kalo masih ga bisa: Get a life!

Monday, February 17, 2020

Willingness


Where there is a will there is a way
.
.
Seringkali yang jadi penghambat memenuhi keinginan-keinginan kita adalah keinginan kita sendiri untuk ngelakuinnya. 
.
.
Pengen jalan-jalan tapi duit ga ada tapi ga punya mobil terus bawa anak-anak lagi. Padahal jalan2 ga harus selalu ngeluarin duit, bisa sekedar duduk-duduk di taman atau piknik. Jalan-jalan ga harus pake mobil, banyak yang masih bisa jalan2 walau pakai motor atau pakai transportasi umum. Bawa anak2 dengan segala kerempongan bawaanya bukan penghalang, bawa diri yang udh tua aja bisa jadi rempong koq.
.
.
Pengen bisa terus masak atau bikin-bikin makanan tapi capek. Hmm... Misi numpang tanya emang aktivitas apa yang engga bikin capek? Kebanyakan tidur aja bikin capek koq. Dari pada banyak tidur mending banyak gerak kan sekalian melunturkan lemak2 yang tak kunjung hilang. Fitrahnya manusia juga untuk bergerak kan.
.
.
There will always a price to pay. Meaning mo ngapa2in itu perlu usaha ga ada yang cling (kedip mata) lalu terpenuhi segalanya. Yang udah kaya aja masih usaha apalagi yang kita yang biasa-biasa aja. Kalo udah jadi orang tua macam eike beranak dua, masih ada kepentingan anak2 diatas rasa lelah yang seringkali mudah hinggap. Ada kewajiban2 dan hak2 anak yang harus tetap dipenuhi selelah apapun diri. Semua mungkin koq selama benar2 dijalani.
.
.
Cheers

Thursday, February 13, 2020

Death


Death.
.
I learn about life from losing a loved one. Mom's death taught me a lot (might write it one by one someday). But my grandma's death taught me one thing (only) but loud and clear: TO ALWAYS BE KIND. no matter what. We can only control what we can (being kind) what others do is not in our power. (55:60) "Is there any reward for good other than good?"
.
I should've been more kind to her.  Should've been more understanding of her. Were thing that I regretted. She raised me after all. She taught me a lot of stuff. She engrained cooking in me. She filled my childhood with togetherness (something I longed nowadays). .
Forgiving myself was hard as I was young and foolish. Life is short. Life is not worth beating myself up. Life is not worth fighting with other. So I move on. .
I am sorry Ibu, I should have treat you better. Miss you. You are forever in my prayer. Al fatihah.

Friday, February 7, 2020

Be Humble


Seringkali dikeseharian itu ada aja ketemu orang yang sombong. Entah karena merasa kaya punya rumah lebih dari 1, kendaraan lebih dari 1, emas batangan lebih dari 1, jabatan tinggi, kenal orang2 berkedudukan dan sebagainya. Kadang cuma mau nanya "misiii,, emang semunya punya anda?'' kalo bukan dan semua cuma pinjaman dari Allah SWT terus yang disombongin itu apa. You are nothing. I am nothing. We are nothing. Nabi Muhammad SAW aja yang udah dijamin sama Allah SWT pasti masuk surga aja masih rajin ibadahnya rajin doanya. Nah kita itu siapaaaaa??? Terus klo masih sombong koq ya kebangetan banget gitu.

Wednesday, January 22, 2020

Anak Nyeker?

Nah ini,, yang udah lama pengen banget dibahas tapi saya malas sekali... Jujur sekali saya masih struggling sama masalah per kakian anak2. Nanti saya cerita secara terpisah tentang anak pertama saya. Kali ini bahas yg kecil dulu. Jadi terakhir konsul sama dokter ditanya "dipakein sepatu, bu?" "Iya dok, kadang2 dan pake sepatu barefoot" hahhahhaha padahal aselinya saya takut sekali jawabnya klo selama ini dipakein sepatu barefoot. Padahal dokter udah penah dibilangin pas awal konsul klo sepatu barefoot juga masih ga ok buat dipake jalan. Lebih bagus nyeker begitu katanya. Terutamanya sama anak2 yg belum kelar bentuk kakinya. Ada rasa gimana gitu klo anak nyeker (takut jadi bahan omongan sm liat2an orang) karena dulu pas bayi ga dipakein kaos kaki sering jadi bahan omongan orang (apalagi yang ga dikenal)
.
.
Jadi di case nya ade karena punya gen flat feet, harus kudu tuntas kakinya karena kalo ga pertumbuhan kedepannya memungkinkan ade punya gangguan postural macem scoliosis. Alhamdulillah nya saya masih punya waktu sampe kakinya ngebentuk. Yaaa paling harus mulai brace myself aja sih klo anaknya dikasianin karena nyeker. Seringkali nyinyiran itu datengnya dari sesama ibu atau seorang ibu. Ketimbang saling support. Sad
.
.

Reposted from @rainbowcastleid Haruskah anak dipakaikan sepatu dari bayi? 
Sebaiknya tidak, kenapa? Karena telapak kaki belum memiliki lengkung di daerah telapaknya yang akan terbentuk lebih baik dengan proses mencengkeram yang terjadi pada saat telapak menapak pada berbagai permukaan karena anak merasakan rabaan berbeda dan proses mempertahankan tubuhnya terhadap gravitasi.
Lalu mulai usia berapa baiknya dipakaikan sepatu? Saat jalannya mulai stabil.
.
.
👩🏻‍🦱: Lalu kalau jalan keluar pakai apa donk, kan suka dititah juga pas jalan ke mall?? .
🧕🏻:Kaos kaki .
.
👩🏻‍🦱: Kaos kaki nanti dingin lantai mallnya dok?
🧕🏻: 😔 terserah saja

First Time Cooking Soto Betawi

Kemaren itu hari yang produktif sekali buat saya. Hari itu hari dimana saya seharian masak, pagi hari masak sop sumsum tulang sapi, sore hari masak soto betawi dan masak bubur sumsum untuk snack siang hari. Tapi kali ini saya mau berbagi resep masak Soto Betawi. Buat saya, terlalu berpatokan dengan resep tanpa pakai rasa (hati) dalam memasak belum tentu hasilnya akan selalu enak. Krn saya tiap ikutin resep orang selalu berakhir kurang nikmat. Saya suka liat2 resep dari cookpad yang kemudian dimodifikasi. 

Resep Soto Betawi

Bahan: Daging (saya pakai daging rendang pack yg suka dijual di supermarket, pakai daging yg ada dikulkas saja)
Paru rebus
1 santan kemasan 65ml
200 ml susu ultra putih plain 

Bumbu halus:
8 Bawang merah
6 Bawang putih
1 ruas jahe
1 sdt ketumbar
1 sdt pala
1 sdt lada
1 sdt jinten (saya ga pakai krn ga punya)

Bumbu cemplung:
1 serai
2 daun salam
3 daun jeruk
Cengkeh
Kayu manis

Cara masak:
1. Rebus daging sampai empuk, buang lemak2 kotor yg mengambang. Saya rebus kurang lebih 2 jam. 
2. Haluskan semua bumbu halus kemudian tumis hingga wangi. Masukan serai, daun salam, daun jeruk. 
3. Setelah daging empuk keluarkan kemudian potong2 sesuai ukuran yg diinginkan kemudian masukkan kembali.
4. Masukkan bumbu halus ke dalam panci yg berisi daging rebus. Tambahkan cengkeh dan kayu manis.
5. Masukkan santan 65ml lalu susu
6. Koreksi rasa sesuai dengan selera. Aduk terus jangan sampai susu dan santan pecah.

Soto betawi bisa disajikan dengan tambahan paru/babat/kikil. Kemarin saya hanya pakai paru goreng dengan bumbu kuning. Tambahkan tomat, daun bawang, kentang goreng, emping dan beri sedikit jeruk nipis saat akan disajikan untuk menambah kenikmatan.

Alhamdulillah suami dan anak2 suka sekali soto betawi ini.